Kamis, 11 Agustus 2011

Demam Berdarah Dengue (DBD)


Definisi
      Adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti betina lewat air liur gigitan saat menghisap darah manusia.
·       Nyamuk Aede aegypti berasal dari Brazil dan Ethyopia
·       Menggigit manusia pada waktu pagi dan siang har
·       Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit akut yang ditemukan di daerah tropis

Gejala-gejala Demem Berdarah Dengue (DBD)
1.    Demam /panas tinggi yang mendadak lebih dari dua hari
2.    Nyeri ulu hati karena adanya hepatomegali (pembengkakan hati)
3.    Terdapat bercak putih merah di kulit akibat pecahnay pembuluh darah
4.    Mengeluarkan darah dari hidung (mimisan), gusi, muntah darah, dan melalui buang air besar
5.    Penderita pucat, gelisah, ujung kaki dan ujung tangan dingin
6.    Syok, tekanan nadi menurun
7.    Trombositopeni (penurunan trombosit)  pada hari ke 3 – 7
8.    Sakit pada otot dan persendian

Klasifikasi Demam Berdarah dengue (DBD)
1.    Derajat I
Demam disertai dengan gejala tidak khas dan satu-satunya manifestasi perdarahan adalah uji  laboratorium
2.    Derajat II
2.Derajat II
    Seperti derajat I disertai perdarahan spontan di kulit dan atau            
    perdarahan cair 
3.    Derajat III
Didapatkan kegagalan sirkulasi yaitu nadi cepat dan lembut, tekanan nadi menurun (20mmHg/kurang) atau hipotensi, kulit dingin dan lembab dan anak tampak gelisah

4.    Derajat IV
Syok berat, nadi tidak dapat diraba dan tekanan darah tidak terukur

Masa Inkubasi
Masa Inkubasi Demam Bersarah Dengue (DBD) terjadi selama 2 – 4 hari sejak seseorang terserang virus dengue.

Perjalanan penyakit DBD dibagi dalam tiga fase :
1.    Fase demam yang berlangsung  selama 2 - 7 hari
2.    Fase kritis/bocornya plasma yang berlangsung umumnya hanya 24 – 48 jam
3.    Fase penyembuhan yaitu 2 – 7 hari

    Cara penularan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Penularan DBD terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina yang sebelumnya telah membawa virus dalam tubuhnya dari penderita demam berdarah  lainnya

Yang beresiko terkena Demam Berdarah Dengue (DBD)
1.    Anak-anak yang berusia di bawah 15 tahun
2.    Tinggal di lingkungan lembab serta daerah pinggiran yang kumuh
3.    Sering terjadi di daerah trofis dan muncul pada musim penghujan

Metode pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Pencegahan DBD sangat tergantung pada pada pengendalian vektornya yaitu nyamuk Aedes aegypti
1.    Metode lingkungan
a.     Pemberantasan sarang nyamuk (PSN)
b.    Pengolahan sampah padat
c.      Menjaga kebersihan rumah
-         Menguras bak mandi/penampungan air sekurang-kurangnya sekali dalam satu minggu
-         Mengganti/menguras vas bunga dan tempat minum burung seminggu sekali
-         Menutup dengan rapat tempat penampungan air
-         Mengubur kaleng-kaleng bekas, aki bekas, ban bekas di sekitar rumah

2.    Metode biologi
Pengendalian biologis dengan menggunakan ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan cupang) dan bakteri

3.    Metode kimiawi
a.     Dengan pengasapan atau fogging (menggunakan malathion dan penthion) Berguna untuk  mengurangi kemungkinan penularan sampai batas waktu tertentu.
b.    Memberikan bubuk abate (temephos)
 Pada tempat-tempat penampungan air seperti gentong air, vas bunga,   Kolam dll.

Cara efektif mencegah Demam Berdarah dengue (DBD)
Dengan mengkombinasikan cara-cara di atas yang disebut dengan 3M Plus
Ø 3M   
-         Menutup
-         Menguras
-         Menimbun
Ø Plus
-         Memelihara ikan pemakan jentik
-         Menabur larvasida
-         Menggunakankelambu pada waktu tidur
-         Memasang kasa
-         Menyemprot dengan insektisida
-         Memasang obat nyamuk

Cara Pengobatan Demam Berdarah Dengue (DBD)
1.    Penggantian cairan tubuh
2.    Penderita diberi minum sebanyak 1 – 2 liter dalam 24 jam (air teh, gula sirup,atau susu)
3.    Gastroenteritis oral solution/kristal diare yaitu garam oralit 1 sdm setiap 3 – 5 menit


Hal-hal yang harus dilakukan supaya terhindar dari penyakit Demam Berdarah   Dengue (DBD)
1.    Melakukan kebiasaan baik, seperti makan makanan yang bergizi, rutin berolah raga dan istirahat yang cukup
2.    Memasuki masa pancaroba, perhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal dan melakukan 3M Plus
3.    Fogging (pengasapan hanya akan mematikan nyamuk dewasa
4.    Pemberian abate akan mematikan jentik pada air. Maka keduanya harus dilakukan untuk memutuskan mata rantai perkembangbiakan nyamuk
5.    Segera berikan obat penurun panas apabila penderita mengalami demam atau panas yang tinggi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar