Tutorial Panduan Gratis Membuat Blog Di Blogger Blogspot
1. Mengenal Apa Itu Blog
Web log atau yang sering juga disebut blog adalah sebuah diary atau catatan-catan pribadi yang disimpan secara online dan umumnya bersifat terbuka bagi siapa saja yang ingin membacanya.
Blog juga sama dengan situs-situs atau web yang sering Anda temui di internet.
2. Apa kegunaan memiliki blog?
Dengan memiliki blog, kita dapat melatih kemampuan dalam menyampaikan suatu informasi atau hal-hal yang ingin kita sampaikan kepada orang lain dengan tanpa bermaksud menggurui atau sok tahu tentang apa yang kita ketahui kepada pembaca. Dengan memiliki blog, kita dapat memperoleh banyak ide yang didapat dari berbagai sumber yang memberikan komentar atas tulisan yang kita terbitkan di blog yang kita buat dan akan menjadi pacuan semangat kita dalam menggali pola pikir yang kreatif dan positif tentang apa yang dapat kita lakukan dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Sudah banyak orang-orang yang meraih kesuksesan hanya dengan memiliki sebuah blog, karena blog bersifat terbuka bagi siapa saja sehingga dapat juga dijadikan sebagai sarana untuk mengembangkan bisnis mereka secara online diantara sela-sela karya tulisan yang mereka terbitkan dan disukai banyak orang yang mencari dan membacanya. Dengan blog juga kita dapat memiliki banyak teman dari berbagai daerah dan negara yang terdapat kesamaan kaitannya dengan isi blog kita.
Itulah sedikit pembahasan tentang apa arti dan kegunaan dari blog. Sekarang saatnya saya berbagi pengetahuan tentang bagaimana kita dapat memiliki sebuah blog, dan tentunya blog yang versi gratisan tapi popularitasnya tinggi. Blog yang saya maksud adalah blog yang disediakan oleh layanan google yaitu blogger atau blogspot.
3. Cara Membuat Blog Di Blog Gratis Blogger Blogspot
Blogspot adalah salah satu layanan blog gratis yang disediakan google kepada pengguna/pelanggan setia mereka yang dapat di akses dengan mmengunjungi dan mendaftar di blogger.com. Salah satu syarat agar dapat membuat blog blogspot di blogger.com adalah memiliki account google, yang paling umum digunakan terutama account gmail atau google mail.
Nah bagi yang belum memiliki account email google Saya sarankan untuk mendaftar dulu disini dan bagi yang sudah memiliki account google, silakan langsung mengikuti panduan membuat blog di blogger blogspot sebgai berikut :
a. Login menggunakan Username dan Password google account atau gmail Anda di www.blogger.com
b. Agar lebih mudah dimengerti, ubah dulu bahasanya kebahasa indonesia jika halaman yang Anda buka masih berbahasa inggris. Lihat pilihan bahasa dipojok kanan atas halaman tersebut.
c. Jika sudah login, tahap ke-1 yang harus Anda lakukan: klik tulisan "CIPTAKAN BLOG ANDA".
d. Pada tahap ke-2, beri nama blog Anda: Isi nama judul blog yang nantinya akan menjadi nama atau judul utama blog Anda. Isi alamat blog (URL) yang Anda inginkan, jika alamat yang Anda masukkan tidak tersedia untuk didaftarkan, ganti dengan nama lainnya sesuai selera sampai terdapat keterangan tersedia, klik "LANJUTKAN".
e. Pada tahap ke-3, pilih salah satu template dengan menandai tanda bulat kecil dari template tersebut. Template dapat Anda ganti dan edit lagi nanti sesuai keinginan Anda jika blog Anda sudah jadi. Klik "LANJUTKAN".
f. Sekarang blog Anda sudah jadi dan dapat memulai blogging atau menulis apa saja yang ingin Anda terbitkan di blog Anda tersebut. Saran Saya sebaiknya Anda mempersiapkan minimal satu postingan atau tulisan sebelumnya menggunakan Ms. Word atau notepad, dan kemudian Anda copy ke post editor lalu klik "pratinjau/preview" untuk melihat hasil tulisan dan jika sudah pas menurut Anda, klik "Publish/Terbitkan Entri". Hal ini untuk menghindari blokir dari google karena khawatir dianggap sebagai spam.
Langkah awal pembuatan blog Anda sudah beres, langkah selanjutnya adalah membuat posting baru, pengaturan blog, editing tata letak/rancangan/design untuk tampilan blog Anda yang akan dibahas pada halaman panduan dan tutorial blog selanjutnya.
Kamis, 30 Juni 2011
Leukemia
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.Langsung ke: navigasi, cari Leukemia merujuk kepada satu kelompok penyakit darah yang ditandai dengan kanker pada jaringan-jaringan yang memproduksi darah. Leukemia adalah kanker yang paling banyak menimpa kanak-kanak di negara industri. Di Britania Raya, satu dari 2000 kanak-kanak menderita penyakit ini.
Pada abad ke-19, leukemia dilihat sebagai satu penyakit mematikan tunggal yang homogen, ditandai oleh penampakan sampel darah yang putih (leuko-). Namun dengan
berkembangnya pemahaman proses patologi dan cytologi, dokter sekarang mampu mengenali penyakit berbeda yang banyak yang membutuhkan perawatan yang berbeda.
berkembangnya pemahaman proses patologi dan cytologi, dokter sekarang mampu mengenali penyakit berbeda yang banyak yang membutuhkan perawatan yang berbeda.
Jenis utama
Leukemia boleh dibahagikan secara klinikal dan patologikal kepada bentuk akut
(mendadak) dan kronik (teruk):
•Leukemia akut: penghasilan pesat sel darah muda. Ini menyebabkan tulang sumsum
gagal menghasilkan sel darah dewasa. Boleh terjadi pada kanak-kanak dan orang
muda. Jika tidak dirawat segera, pesakit boleh meninggal dalam masa beberapa bulan
ataupun minggu.
gagal menghasilkan sel darah dewasa. Boleh terjadi pada kanak-kanak dan orang
muda. Jika tidak dirawat segera, pesakit boleh meninggal dalam masa beberapa bulan
ataupun minggu.
•Leukemia kronik: penghasilan banyak sel darah dewasa yamg tak normal. Biasanya
mengambil masa beberapa bulan hingga tahun. Biasanya terjadi pada orang tua, tapi
tidak mustahil pada orang muda. Selalunya diawasi untuk suatu tempoh sebelum
dirawat untuk keberkesanan rawatan yang maksimum.
mengambil masa beberapa bulan hingga tahun. Biasanya terjadi pada orang tua, tapi
tidak mustahil pada orang muda. Selalunya diawasi untuk suatu tempoh sebelum
dirawat untuk keberkesanan rawatan yang maksimum.
Leukemia juga boleh dikelaskan mengikut jenis sel tak normal yang paling banyak
dijumpai dalam darah:
•Jika sel limfoid yang dijangkiti, ia dipanggil "leukemia limfosit".
•Jika sel mieloid yang dijangkiti, ia dipanggil "leukemia mielogenus".
Jika dua jenis kategori ini digabungkan, terdapat empat jenis utama leukemia:
•Leukemia limfosit akut (ALL), paling biasa menjangkiti kanak-kanak.
•Leukemia mielogenus akut (AML), lebih biasa berlaku pada orang dewasa
berbanding kanak-kanak.
•Leukemia limfosit kronik (CLL), biasanya menjangkiti orang tua > 55 tahun, boleh
juga menjangkiti orang muda.
•Leukemia mielogenus kronik (CML), biasanya menjangkiti orang dewasa. Jenis
paling jarang berlaku.
Perawatan
Perawatan umum dari leukemia adalah kemoterapi, kadangkala dengan penambahan
terapi radiasi.
Bila kasusnya parah, transplantasi sumsum tulang kadangkala dibutuhkan. Tulang
marrow yang sehat bila ditransplantasi di badan membantu membangun jaringan yang
rusak oleh perawatan. Kesuksesan dari transplantasi sumsum tulang membutuhkan
pemasangan tepat dari karakteristik darah. Hanya 20% pasien leukemia memiliki donor
saudara kandung yang cocok. Dari mereka yang tidak mendapatkan yang cocok dari
saudara, kurang dari sepertiga dapat menemukan pasangan yang cocok dari orang lain.
marrow yang sehat bila ditransplantasi di badan membantu membangun jaringan yang
rusak oleh perawatan. Kesuksesan dari transplantasi sumsum tulang membutuhkan
pemasangan tepat dari karakteristik darah. Hanya 20% pasien leukemia memiliki donor
saudara kandung yang cocok. Dari mereka yang tidak mendapatkan yang cocok dari
saudara, kurang dari sepertiga dapat menemukan pasangan yang cocok dari orang lain.
Sebuah alternatif dari transplantasi sumsum tulang adalah transplantasi darah tali pusat
dengan menggunakan sel dari tali pusat untuk menggantikan sel yang rusak oleh terapi
leukemia. Proses darah tali pusat mempunyai kelebihan dibandingkan dengan
transplantasi sumsum tulang karena sel-sel darah tali pusat belum diprogram untuk
meneyrang jaringan asing. Proses ini telah berahsil digunakan di antara anak-anak.
Potensi keberhasilan di antara orang dewasa tidak begitu pasti karena sebuah tali pusat
hanya mengandung sepersepuluh jumlah sel yang biasanya dipasok oleh transplantasi
sumsum yang biasa.
dengan menggunakan sel dari tali pusat untuk menggantikan sel yang rusak oleh terapi
leukemia. Proses darah tali pusat mempunyai kelebihan dibandingkan dengan
transplantasi sumsum tulang karena sel-sel darah tali pusat belum diprogram untuk
meneyrang jaringan asing. Proses ini telah berahsil digunakan di antara anak-anak.
Potensi keberhasilan di antara orang dewasa tidak begitu pasti karena sebuah tali pusat
hanya mengandung sepersepuluh jumlah sel yang biasanya dipasok oleh transplantasi
sumsum yang biasa.
Anemia
Anemia (dalam bahasa Yunani: Tanpa darah) adalah keadaan dimana jumlah sel darah
merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah
berada dibawah normal.
Sel darah merah mengandung hemoglobin, yang memungkinkan mereka mengangkut
oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.
Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh.
Penyebab Anemia
Penyebab umum dari anemia:
Ø Akut (mendadak)
· Kecelakaan
· Pembedahan
· Persalina
· Pecah pembuluh darah
Ø Kronik (menahun)
· Perdarahan hidung
· Wasir (hemoroid)
· Ulkus peptikum
· Kanker atau polip di saluran pencernaan
· Tumor ginjal atau kandung kemih
· Perdarahan menstruasi yang sangat banyak
§ Kekurangan zat besi
§ Kekurangan vitamin B12
§ Kekurangan asam folat
§ Kekurangan vitamin C
§ Penyakit kronik
§ Pembesaran limpa
§ Kerusakan mekanik pada sel darah merah
§ Reaksi autoimun terhadap sel darah merah
§ Hemoglobinuria nokturnal paroksismal
§ Sferositosis herediter
§ Elliptositosis herediter
§ Kekurangan G6PD
§ Penyakit sel sabit
§ Penyakit hemoglobin C
§ Penyakit hemoglobin S-C
§ Penyakit hemoglobin E
§ Thalasemia
Anemia Aplasti adalah jenis anemia yang tergolong langka dan muncul lantaran adanya gangguan pada pabrik sel darah merah, yakni sumsum tulang belakang
Gejala
Gejala-gejala yang disebabkan oleh pasokan oksigen yang tidak mencukupi kebutuhan
ini, bervariasi. Anemia bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan, kurang tenaga dan
kepala terasa melayang. Jika anemia bertambah berat, bisa menyebabkan stroke atau
serangan jantung.
ini, bervariasi. Anemia bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan, kurang tenaga dan
kepala terasa melayang. Jika anemia bertambah berat, bisa menyebabkan stroke atau
serangan jantung.
Diagnosa
Pemeriksaan darah sederhana bisa menentukan adanya anemia. Persentase sel darah
merah dalam volume darah total (hematokrit) dan jumlah hemoglobin dalam suatu contoh darah bisa ditentukan. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari hitung jenis darah komplit (CBC). Pengobatan menggunakan Calcium I, Beneficial, Vitality dan Vigor.
Anak Sindroma Down Juga Bisa Mandiri
Dengan gerakan-gerakan agak lambat, ia sebenarnya mampu melakukan sendiri beberapa aktivitas sehari-hari sesuai usianya. Tetapi untuk dapat mandiri, mereka, anak-anak sindroma down, memang membutuhkan latihan, waktu dan kasih sayang. Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya Simon berhasil memasukkan kaos kaki kedalam kaki kanannya. Kini giliran ia mencoba memasukkan kaos kaki sebelah kirinya. Masih dengan gerakan tangannya yang lambat dan dilakukan berulang kali. Hup......, akhirnya ia berhasil melakukannya!
Begitulah anak-anak dengan sindroma down, setapak demi setapak belajar melatih kemampuan dirinya. Tetapi semangat, daya juang dan latihan yang terus-menerus, membuat kemampuannya yang terbatas bisa terus berkembang, paling tidak sampai ia mandiri.
Berdasarkan nama penemunya, yaitu John langdon Down, sindroma Down merupakan penyimpangan genetik yang paling banyak ditemukan. Penyandang sindroma Down ini dapat dialami oleh berbagai ras dan golongan ekonomi, dan resikonya adalah 1 dari 800 kelahiran hidup. Penyandang sindroma Down biasanya mengalami keterlambatan perkembangan mental dan motorik.
Sampai sekarang, kelainan sindroma Down memang belum dapat dikoreksi. Sebab sindroma Down sudah dibawa sejak didalam kandungan, bahkan mungkin sejak bibit dari ayah dan ibunya belum bertemu.
PENYIMPANGAN KROMOSOM.
Seperti diketahui sindroma Down terjadi akibat penyimpangan jumlah kromosom yang membentuk sel-sel janin. Faktor penyebab dari kelainan kromosom itu sendiri sampai sekarang memang belum jelas, tetapi banyak dikaitkan dengan usia ibu. Diduga, semakin tua usia seorang ibu melahirkan, resiko untuk mendapatkan anak sindroma Down juga semakin besar. Deteksi untuk mengetahui janin
sindroma Down dapat dilakukan semasa ibu hamil, antara lain dengn pemeriksaan cairan ketuban (Amniosintetis) pada minggu 14 – 18 kehamilan, atau dengan Chorionic Villus Sampling (CVS), yaitu pengambilan sebagian jaringan janin pada usia kehamilan 9 – 11 minggu. Secara langsung, bayi baru lahir menyandang sindroma Down, biasanya mudah dikenali oleh dokter yang menolong persalinan. Kekhususan ini antara lain berupa hidung pesek, jarak kedua mata sangat jauh, leher yang pendek, kadang-kadang ada titik putih dari bagian hitam mata (Brush fieldspot), garis telapak tangan yang hanya satu dan bergaris dalam, juga jari kelingking yang pendek melengkung, serta ruas jarinya kadang-kadang hanya dua. Sekalipun begitu tidak semua bayi penyandang sindroma Down menunjukkan penampilan yang sama. Untuk memastikan diagnosa, dokter biasanya melakukan pemeriksaan dengan mengambil darah bayi atau yang disebut analisa kromosom. Kemudian sel darah merah tersebut dibiakkan selama sekitar 2 minggu untuk mengetahui apakah ada ekstra kromosom no 21 atau tidak. Bila ada maka hal itu sebagai pertanda sikecil menyandang sindroma Down. Sekalipun sudah dipastikan, dokter belum dapat mengetahui kemampuan fisik maupun mental maksimal anak. Selain rentang kemampuannya yang sangat bervariasi, hal ini juga berkaitan dengan kondisi fisik anak, kelainan penyerta, serta interfensi (penanganan) dini yang diberikan selama masa pertumbuhan dan perkembangan anak.
MENGALAMI GANGGUAN FISIK
Sekalipun tidak bisa dipastikan, tetapi sebagian besar anak penyandang sindroma Down akan mengalami gangguan fisik, seperti gangguan jantung, pendengaran atau penglihatan. Dengan pemeriksaan yang intensif, beberapa gangguan fisik yang dialami penyandang sindroma Down sudah dapat terlihat dibawah usia sebulan. Misalnya, gangguan kelenjar tiroid (kekurangan hormoin tiroid), katarak (kekeruhan lensa mata) serta gangguan jantung. Penelusuran dan penanganan gangguan fisik sejak dini ini, diharapkan dapat membantu memperlancar latihan-latihan yang dilakukan untuk mengatasi keterbelakangan kemampuan mental dan motoriknya. Selain itu, sistim kekebalan tubuh penyanadang sindroma Down juga sangat rentan, sehingga mereka mempunyai resiko 12 kali lebih besar untuk mengalami infeksi dibanding anak lainnya. Infeksi yang biasanya mereka alami adalah infeksi pernafasan, infeksi telinga bagian tengah, serta tonsilitis (amandel yang membesar). Dari penelitian terakhir, terlihat bahwa 66 – 89 % dari anak-anak penyandang sindroma Down mengalami gangguan pendengaran pada salah satu atau kedua telinga. Untungnya, sebagian besar dari gangguan pendengaran ini masih dapat dikoreksi, baik dengan operasi ataupun alat bantu dengar, tergantung dari gangguan yang dialaminya. Gangguan penglihatan juga mungkin muncul pada waktu penyandang sindroma Down masih bayi. Sekitar 3% mengalami katarak. Gangguan katarak ini dapat dikoreksi dengan jalan operasi. Penanganan katarak sejak dini akan sangat membantu perkembangan anak dimasa akan datang. Katarak pada usia bayi yang tidak segera ditangani, mempunyai kemungkinan besar menjadi penyebat kebutaan anak dikemudian hari. Selain itu gangguan jantung juga dialami oleh sekitar 50% dari anak penyandang sindroma Down. Sementara itu untuki pemeriksaan berkala bagi bayi sindroma Down, pada umumnya hampir sama dengan pemeriksaan bayi normal lainnya, seperti pemeriksaan rutin, vaksinasi, dan sebagainya. Hanya saja, jika ada gangguan jantung, gangguan pencernaan, atau ganguan lain yang dibawa sejak lahir, maka hal ini harus dipantau terus oleh dokter ahli penyakit yang bersangkutan.
INTERVENSI DINI
Keadaan yang sering dialami oleh anak-anak penyandang sindroma Down adalah keterlambatan dalam mental dan motoriknya. Misalnya, bayi normal usia 3 bulan umumnya sudah mampu miring dan tengkurap sendiri. Tetapi, bayi-bayi penyandang sindroma Down belum mapu melakukannya. Begitu juga dengan keterlambatan pada kemampuan perkembangan lainnya, seperti menggenggam, meraih, duduk, maupun berdiri. Keterlambatan ini berhubungan dengan adanya kelemahan otot-otot yang dialami oleh anak-anak penyandang sindroma Down. Biasanya anak-anak ini juga mengalami keterlambatan bicara yang dapat diatasi dengan terapi bicara. Perkembangan yang berarti umumnya baru akan terlihat bila ada intervensi dini dan dilakukan secara individual. Hal ini dilakukan melalui berbagai program yang dibuat oleh para ahli, yang melibatkan dokter, pendidik, ahli terapi wicara, ahli fisioterapi, serta pekerja sosial. Pada awal intervensi, biasanya para ahli akan mendeteksi dan menangani sedini mungkin fisik penyandang. Dengan mengoreksi gangguan fisiknya tersebut, diharapkan dapat membantu meringankan latihan untuk perkembangan motorik dan mental. Evaluasi untuk anak-anak penyandang sindroma Down ini memang tidak mudah karena luasnya rentang kemampuan dari para penyandang itu sendiri.
KETERLIBATAN ORANG TUA
Selain membutuhkan penanganan terpadu dari berbagai ahli, juga keterlibatan dan kasih sayang orang tua. Sebab latihan ditempat khusus biasanya dilakukan hanya 2 – 3 kali seminggu, sementara penyandang membutuhkan latihan setiap hari. Kenapa demikian? Karena anak penyandang sindroma Down membutuhkan waktu lebih lama dalam belajar dibandingkan dengan anak-anak lain. Tanpa latihan yang terus menerus, keterampilan yang sudah dimilikinya, sepetrti memakai baju sendiri, bisa dilupakannya. Akibatnya untuk mengajarkan kembali latihan harus dimulai dari awal lagi. Karena itu untuk menambah frekwensi latihan yang kuran perlu melibatkan orangtuanya dalam proses melatih anaknya. Dengan begitu, latihan yang dilakukan dapat berkesinambungan antara tempat pelatihan dan dalam kehidupan sehari-hari dirumah. Memang kesabaran sangat penting dalam melatih mereka. Untuk mencapai perkembangan tertentu, orang tua dari anak-anak ini diharapkan juga tidak menaruh target terlalu tinggi terhadap putra putrinya. Misalnya, jika ingin melatih bayi tengkurap, cobalah membantunya terlebih dahulu agar dia dapat memiringkan tubuhnya. Latihan ini perlu dilakukan berulang-ulang sampai bayi kemudian dapat tengkurap sendiri. sabar. Akibatnya mereka selalu membantunya dalam segala hal. Padahal anak-anak sindroma Down pun perlu dilatih untuk bisa mandiri. Dengan latihan yang intensif, penuh kesabara dan keterlibatan orang tua, ternyata banyak anak penyandang sindroma Down yang dapat mencapai perkembangan kemampuan fisik yang sama dengan anak-anak lain. Apalagi ada diantara merka yang kepekaan musiknya cukup baik, sehingga mereka juga dapat dilatih bermain musik. Dari hasil penelitian terlihat, anak-anak sindroma Down yang berada dalam pengusahan lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang dari kedua orang tuanya mempunyai intelegensi 50% lebih tinggi dibandingkan anak-anak sindroma Down yang berada di panti asuhan. Selain itu karena kemampuan sosialisasinya yang cukup baik, anak-anak penyandang sindroma Down dapat mudah bersosialisasi dengan lingkungan luar yang beragam. Mereka dapat ikut serta dalam pertemuan keluarga, bergaul ditaman bermain atau taman kanak-kanak bersama teman-teman yang bukan penyandang sindroma Down. Pergaulan dengan teman-teman yang normal akan memacu perkembangan anak penyandang sindroma Down, karena mereka sangat mudah meniru. Tetapi karena mereka mudah meniru, maka ada pengaruh yang kurang baik yang cepat ditularkan oleh teman-temannya dan secara tidak sengaja terbawa pulang. Untuk itu keterlibatan orang tua dalam menjelaskan dan menyaring perilaku anak yang diterima dari lingkungannnya memang sangat penting.
TIPS UNTUK ORANG TUA
Dibawah ini adalah tip bagi orang tua yang mempunyai anak penyandang sindroma Down, yaitu:
· Untuk menghindarkan anak dari berbagai infeksi, jagalah kebersihan tubuhnya dengan baik.
· Jangan menaruh target terlalu jauh dalam latihan. Jika target tidak tercapai, bukan hanya orang tua, tetapi penyandang sindroma Down juga menjadi prustasi.
· Jika tidak terlalu mendesak, hidarkan pemakaian popok sekali pakai (Diaper). Popok menyebabkan kaki bayi yang memang sudah lemah cenderung terbuka, sehingga menyulitkan gerak anak.
· Lakukan usapan atau pijat bayi. Selain membantu relaksasi, juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap beberapa infeksi ringan, seperti influensa.
· Untuk melatihnya merangkak, pada waktu anak tengkurap gunakan selendang yang dikalungkan diperutnya untuk mengangkat badannya, sampai ia dapat mengangkat tubuhnya.
· Untuk melatih agar lidahnya tidak menjulur keluar (karena otot-otot mulutnya lemah), cobalah pijat sekitar mulut sikecil sambil mengajarkan untuk menutup mulutnya.
· Jika pemberian makan sulit dilakukan karena lidah sianak terlalu menjulur keluar, cobalah memasukkan makanan kebagian tepi mngg mulut, antara pipi dan gigi, sehingga makanan akan dihisap, dikunyah dan ditelannya.
· Berikan makanan sesuai dengan usianya. Dengan begitu akan melatih rahangnya untuk mengunyah. Gerakan rahang ini perlu untuk melatih perkembangan bicaranya kelak.
· Pada usia sekitar 3 tahun merekapun dapat diajari untuk makan sendiri. Mula-mula bantu sikecil memegang sendok, kemudian bantu ia memasukkan makanan kedalam mulut.
· Ajari mereka tahap-tahap melakukan pekerjaan sehari-hari, seperti memakai pakaian sehari hari.
Referensi: Majalah Ayahbunda no. 2 edisi Januari – februari 2001
Disalin oleh: Yuna Eka Guntina / Kesmas
Senin, 20 Juni 2011
latihan membuat blog
Hari ini saya belajar membuat blog.cukup pusing ternyata, tapi ini merupakan pengalaman saya yang pertama. Dan mudah-mudahan hal ini akan membuat saya lebih semangat untuk belajar dan menjadi lebih pintar.
Langganan:
Postingan (Atom)